Tuesday, September 11, 2018

Tenggelamnya kapal Van Der Wijck

Assalamualaikum

Lepaskan yang telah berlalu. Bangkit untuk mengejar cinta dan cita.


Berkali rebah, tetapi tetap utuh untuk bisa bangun kembali. Menggapai segenap keheningan untuk masa ke depan. 

Bagaimana bisa, dikumpul segala rasa kecewa dan sakit hati untuk membina hidup baru, yang berjaya? 


Kuatnya hatimu untuk bisa bangun setelah kecundang dimamah cinta yang terbuang. Bangkit merubah hidup menjadi orang terpandang dan bisa merubah hidupmu. 


Diucapkan, kekayaan yang maha agung yang tersurat dalam ceritanya. Kekayaan yang tidak bisa tertandingi meski hati saat itu bukan bersama dia. Kekayaan teragung, kekayaan cinta. 


Kekayaan yang membuat kuat diri, mempersiap diri untuk menerima apapun yang mendatang. Kagum aku cuma untuk si laki-laki. Yang tersungkur tapi mengambil dan memilih jalan untuk bangkit dan tidak terhanyut dengan kesedihan yang ditimpa bertubi kali. 


Bisakah aku kuat sepertinya? 
Bangkit dari jatuhnya diri disebabkan cinta? 
Atau bisa hanya terhanhut di bawa rasa sedih duka? 

Cemburu aku dengan kekuatan diri yang ada pada utuh dirinya. Dijanji cinta yang tidak akan pernah hilang, tapi membawa janji yang telah dihancur. Lantas menjadi semangat kebangkitan hidup. 





No comments:

Post a Comment